Polisi Berencana Tertibkan Gerandong di Banyuwangi

Banyuwangi – Polres Banyuwangi berencana menertibkan ‘gerandong’ atau kendaraan rakitan yang biasa digunakan untuk menggiling (selep) beras, gergaji, dan angkutan material. Untuk sementara, polisi melarang kendaraan tersebut melintas di jalan raya.

Kendaraan rakitan tersebut dinilai tidak memenuhi standar kelayakan, berpotensi menimbulkan kemacetan dan terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

“Kendaraan ini tidak layak beroperasi di jalan raya. Kami segera melakukan tindakan terkait dengan keberadaan kendaraan rakitan ini,” ujar Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman kepada sejumlah wartawan, Kamis (7/12/2017).

Donny menambahkan, kendaraan rakitan apapun yang tidak sesuai standar pabrikan, tidak layak untuk melintas di jalan raya. Apalagi, kendaraan rakitan tersebut juga tidak dilengkapi dengan mesin standar mobil, dan fasilitas pendukung keselamatan seperti lampu penerangan, tidak ada lampu rem, spion, dan kelengkapan kendaraan lainnya.

“Selain tidak layak jalan, dari sisi safety juga sangat minim dan sangat berbahaya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Ries Andrian Yudho Nugroho merinci kendaraan rakitan yang masuk dalam kategori grandong, adalah kendaraan selep keliling, kendaraan gergaji, grandong bak terbuka, kereta kelinci, dan jenis kendaraan rakitan lainnya.

Salah satu contoh gerandong selep berasSalah satu contoh gerandong selep beras (Foto: Ardian Fanani)

Parahnya, hampir semua grandong adalah rakitan dari mesin diesel yang disulap dan dimodifikasi khusus dengan bentuk tertentu. Oleh karena itu, dia mengimbau agar para pemilik kendaraan rakitan jenis tersebut untuk segera mengandangkan, dan tidak melintas di jalan raya. Baik di jalan raya nasional, dan provinsi.

“Sangat berbahaya jika kendaraan grandong ini terus dibiarkan melintas di jalan raya. Selain berbahaya bagi si pengendara, juga berbahaya untuk keselamatan pengendara lain dan warga lainnya,” jelas Ris Andriyan.

Ris Andriyan mengaku sangat miris, saat di jalan raya depan bandara yang merupakan akses jalan raya transportasi nasional dan internasional. Sebagai langkah awal, pihaknya sudah menginstruksikan pada seluruh anggota polisi lalu lintas untuk memberikan peringatan. Khususnya kepada grandong yang masih mokong melintas di jalan raya.

“Kami peringatkan untuk tidak melintas di jalan raya. Boleh melintas, tapi di jalan-jalan desa,” jelasnya.

“Kalau setelah kita peringatkan masih nekat dan membandel, langsung dikombongkan (dikandangkan),” ancamnya.
(iwd/iwd)

Polisi Berencana Tertibkan Gerandong di
Polisi Berencana Tertibkan Gerandong di
Polisi Berencana Tertibkan Gerandong di
Polisi Berencana Tertibkan Gerandong di
sumber: news.detik.com

Tinggalkan Balasan