Wabup Trenggalek Menginap di Rumah Warga, Mengapa?

Trenggalek – Wakil Bupati (Wabup) Trenggalek, M Nur Arifin memilih menghabiskan akhir pekan dengan ‘ngantor’ di pelosok pedesaan. Dia menginap di rumah warga kurang mampu.

Kegiatan wabup termuda di Indonesia tersebut dilakukan di Desa Manggis, Kecamatan Panggul. Langkah tersebut untuk memenuhi janjinya pada masa kampanye, sekaligus untuk memantau langsung perkembangan pembangunan dan kondisi kehidupan warga di pedesaan.

Wabup Trenggalek Menginap di Rumah WargaFoto: Istimewa

“Saya ingin belajar merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Kalau di rumah mungkin mau apa-apa cukup, segala fasilitas itu ada. Sedangkan saat tinggal di rumah warga seperti ini mungkin fasilitas yang ada sangat minim, jauh dari akses jalan yang memadai dan mereka tetap pandai bersyukur,” jelas wabup berusia 27 tahun ini kepada detikcom, Minggu (19/11/2017).

Menurut pendamping Bupati Emil Dardak ini, selama menginap di rumah warga, banyak hal yang didapatkan, keluhan hingga aspirasi dari warga secara langsung tanpa harus dibatasi oleh sekat birokrasi.

Baca Juga:

Rencananya, kegiatan ngantor di desa akan terus dijalankan secara periodik hingga akhir masa jabatannya. Program tersebut tidak sebatas pada akhir pekan, namun juga akan dilaksanakan pada hari-hari kerja.

“Saya ingin jam tujuh sudah harus bisa ngecek pelayanan maupun berkegiatan dengan masyarakat di desa. Jadi kalau tidak menginap mana mungkin bisa melakukan hal itu, apalagi melihat kondisi jalur di sini cukup sulit sekali,” imbuhnya.

Langkah ngantor di desa ini, kata dia, juga bisa mengetahui akses pelayanan kesehatan yang didapat warga, utamanya menyangkut pelayanan kesehatan lanjutan.

Wabup Trenggalek Menginap di Rumah WargaFoto: Istimewa

“Jadi dengan kondisi seperti ini tidak bisa segala layanan masyarakat yang ada kita pusatkan di tengah kota. Bahkan ada beberapa kejadian warga melahirkan di jalan,” katanya.

Sebagai salah satu solusinya, Pemkab Trenggalek akan segera meningkatkan status Puskesmas Panggul menjadi rumah sakit tipe D atau rumah sakit satelit. Sehingga bisa menjadi rujukan dari berbagai puskesmas yang ada di wilayah pesisir selatan.

Lanjut dia, selain pelayanan kesehatan, pihaknya juga memperhatikan pelayanan pendidikan bagi masyarakat pedesaan, utamanya yang berada di daerah-daerah sulit dan terpencil.

“Dulu saya berpikir selama pelayanan masyarakat di kota beres pelayanan masyarakat di tempat lainnya juga beres. Namun setelah melihat hal ini, saya membayangkan bagaimana anak-anak berangkat sekolah akses menuju lokasi dan lain sebagainya,” ujarnya wabup.

Wabup Trenggalek Menginap di Rumah WargaFoto: Istimewa

Sementara itu, Poiran, warga RT 16 RW 5, Dusun Petung yang rumahnya disinggahi orang nomor dua di Trenggalek ini mengaku cukup senang.

“Senang sekali, saya tidak menyangka Pak Wakil Bupati mau menginap di sini. Apalagi kondisinya cuma seperti ini,” katanya.

Wabup yang biasa disapa Gus Ipin ini menginap di rumah warga pada sejak Sabtu (18/11) malam. Ia yang bersarung, tidur hanya beralas karpet. Warga pun berebut minta foto bersama saat bertemu wabup yang imut ini.
(ugik/ugik)

Wabup Trenggalek Menginap di Rumah
Wabup Trenggalek Menginap di Rumah
Wabup Trenggalek Menginap di Rumah
Wabup Trenggalek Menginap di Rumah
sumber: news.detik.com