Layani Korporasi Lebih Untung dari Bisnis SMS dan Telepon

Jakarta, CNN Indonesia Indosat mulai melihat sektor korporasi sebagai sumber pendapatan yang menjanjikan. Bila dibandingkan bisnis di layanan suara dan SMS, sektor B2B punya masa depan yang lebih cerah.

CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli menyatakan sudah lebih dari 20 persen pendapatan perusahaannya berasal dari sektor korporasi. Angka itu pun diklaim terus tumbuh dalam dua tahun terakhir.

“Kami memang dalam dua tahun terakhir telah memperkuat tim ini karena sekarang ini semua perusahaan ingin go digital, ya media, ya ritel, ingin go digital semua,” terang Alex kepada juru warta di sela acara IDByte 2017, Jakarta, Selasa (26/9).

Sebelumya, SMS dan telepon adalah pundi-pundi utama pendapatan para operator telekomunikasi. Apalagi di era ketika paket data masih belum semasif saat ini. Selain itu, bagi beberapa operator, bisnis layanan telekomunikasi untuk kalangan korporat juga masih terbilang belum memberi sumbangan pemasukan yang signifikan.

Akibat temuan itu, Alex memprediksi pertumbuhan di sektor B2B akan terus menguat. Sebagai antisipasi, ia mengatakan pihaknya siap membekali korporasi dengan produk-produk seperti keterhubungan sistem komunikasi dan layanan komputasi awan (cloud).

“Kami lihat ini sebagai sumber pertumbuhan baru di luar sektor customer,” imbuh Alex.

Sumbangsih sektor B2B ini menjadi penting bagi keberlangsungan hidup Indosat lantaran mereka perlu biaya banyak untuk terus berinvestasi dalam penyediaan data.

Seiring perkembangan internet dan perangkatnya yang makin canggih, permintaan data dari masyarakat kian meningkat. Indosat perlu uang banyak untuk memenuhi permintaan data.

Pada 2016, Indosat meraup laba Rp1,1 triliun, padahal di tahun sebelumnya mereka merugi bersih Rp1,3 triliun. Salah satu faktor penyumbang keuntungan itu berasal dari bisnis seluler yang didominasi oleh data.

Sepanjang tahun lalu, Indosat menggelontorkan belanja modal hingga Rp7,26 triliun. Sekitar 88,4 persen di antaranya, dipakai oleh Indosat untuk memenuhi permintaan data. (eks/eks)

Layani Korporasi Lebih Untung dari
Layani Korporasi Lebih Untung dari
Layani Korporasi Lebih Untung dari
Layani Korporasi Lebih Untung dari
sumber: cnnindonesia.com